Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Pekon, Bupati Minta Penggunaan DD Dengan Skala Prioritas

IMG-20190411-WA0037

Jaraknews, Tanggamus –

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Pengelolaan Keuangan Pekon, di Aula GSG Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kamis (11/04/19).

Turut hadir Wakil Bupati Hi. AM. Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dirkrimsus Polda Lampung Kombespol. Drs. Subakti, Kepala Auditorat V A BPK RI Dede Sukarjo, Tenaga Ahli BPK RI Asep, Kepala BPK Perwakilan Lampung Bowo, Asisten Bidang Pemerintahan Jonsen Vanisa, Kajari Tanggamus diwakili Kasi Barbuk Ali Sahab, Kapolres diwakili Kasat Reskrim AKP. Edi Qorinas, para Kepala OPD, Camat, Ketua APDESI Tanggamus, serta para Kepala Pekon se-Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya Bupati menyambut baik diadakannya kegiatan sosialisasi dana desa ini, karena Dana Desa (DD) merupakan amanat dari lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Dimana tujuannya adalah untuk mewujudkan pekon yang kuat maju, mandiri dan demokratis, sehingga dapat menciptakan landasan yang kukuh dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Bupati melanjutkan pemerataan pembangunan di Pekon merupakan masalah yang harus dihadapi pemerintah. Maka pemerataan pembangunan harus diselaraskan dengan berbagai potensi yang dimiliki oleh masing-masing Pekon meliputi Sumber Daya Alam (SDA), sumber penghasilan sampai dengan kebutuhan perangkat pekon.

“Untuk mengatasi masalah pembangunan maka pemerintah memberikan Dana Desa. DD merupakan 3 wujud pemenuhan hak Pekon untuk menyelenggarakan otonomi Pekon agar tumbuh dan berkembang berdasarkan partisipasi, otonomi, demokrasi dan pemberdayaan masyarakat. Agar Dana Desa (DD)mencapai tingkat kemanfaatan yang tinggi, maka penggunaannya harus didasarkan pada skala prioritas tingkat pekon yang merupakan hasil musyawarah Pekon,” kata Bupati.

“Saya meminta dalam DD, harus memakai prinsip perencanaan partisipatif program program pembangunan pekon, sehingga DD harus benar-benar  dialokasikan pada kegiatan yang merupakan kebutuhan mendesak dan menjadi prioritas pekon serta harus menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat pekon dan meningkatkan penguatan ekonomi pekon,” tambah Bupati.

Bupati menerangkan pada tahun 2019 ini, total dana transfer ke Pekon di Kabupaten Tanggamus lebih dari 382 milyar rupiah, sehingga pekon pekon di Kabupaten Tanggamus menerima gelontoran dana transfer rata rata lebih dari 1 Milyar Rupiah.

Bupati juga mengingatkan Camat dan tim verifikasi untuk melaksanakan verifikasi dan pengendalian DD diwilayahnya masing-masing, sehingga DD benar-benar mampu membawa kemajuan pekon dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat pekon. (*)(#Kominfo/Firman)

Related posts

Leave a Comment