Kasus Politik Uang Libatkan Salah Satu Calon Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur Daerah Pemilihan 3 Lampung Timur

IMG-20190423-WA0002

Jaraknews, Lampung Timur –
Adanya kasus politki uang yang diduga melibatkan salah satu Calon Anggota DPRD Kabupaten Lampung Timur Daerah Pemilihan Tiga (3) Labuhan Ratu, saat ini masih dalam proses Registrasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Lampung Timur Uslih, Senin 22/04/19, diruang kerjanya, kepada awak media, Ketua Komisioner Bawaslu itu membenarkan adanya laporan dari Organisasi sosial masyrakat bernama Gerakan Masyarakat Bawah Indoneaia (GMBI) beberapa waktu lalu.
karenanya, pihak Bawaslu bersama-sama Gakumdu secepatnya melakukan registrasi perkara dugaan politik uang tersebut.

,”Kita sedang lakukan diregistrasi hari ini (Senin 22/04/19 Red), hingga 14 hari kedepan, tentu Bawaslu akan cepat melakukan penanganan, kita tidak bisa menumpuk berkas perkara, jadi harus segera kita proses, apabila sekesai registrasi bisa juga hari ini (Senin Red) kami akan langsung kirimkan undangan kepada pelapor maupun saksi,” tegas Uslih.

Ketua Komusioner Bawaslu Kabupaten itu juga menyampaikan harapanya kepada semua kalangan masyarakat agar dapat mempercayai kinerja Bawaslu.
,”biarkan kami bekerja secara profesional, yakin saja, kita tidak akan terkena dampak intimidasi atau tekanan dari pihak manapun” ujar Uslih.

Sementara pada bagian lain Burhanudin Ketua Distrik GMBI Kabupaten Lampung Timur, sebagai pelapor berharap kepada para komisioner Bawaslu serta Gakumdu agar dapat melakukan tugas sebagaimana mestinya.

Kepada beberapa awak media, Burhanudin yang juga didampingi beberapa anggota GMBI juga menyampaikan sikap dan keseriusanya dalam mengawal proses kasus politik uang tersebut, bahkan GMBI berjanji telah siapkan massa untuk mengawal proses tersebut.

,”Kami berjanji akan selalu mengawal kasus itu, karena jalas sangat mengecewakan masyaakat serta nenciderai Demokrasi, apabila perlu kami juga akan turunkan massa, agar tidal ada tekanan-tekanan dari pihak manapun,” tegas Burhanudin.

Pada kesempatan itu, Burhanudin juga meceritakan modus operandi yang di lakukan oleh salah satu Caleg dari Partai Gerindra tersebut. daiantaranya, melibatkan Ketua KPPS dan mengkondisikan kepada kelompok pengajian.

,”Iya itu kita temukan dari warga Ibu-ibu jemaah Yasin mengaku menerima sejumlah uang dari Ketua KPPS, setelah kita tindak lanjuti ternyata uang itu berasal dari Caleg Gerindra Dapil tiga, inisial HH, dan uang sebagai alat bukti itu saat ini telah kita serahkan ke Bawaslu,” tambah Burhanudin.(Tarmizi)

Related posts

Leave a Comment